Diplomasi Budaya Tari : Sekolah Tari Gratis Sahabat Istimewa dan Difabel in Action di Bogor

84

Penghargaan ICA Award Platinum

Program Sekolah Tari Gratis “Sahabat Istimewa” merupakan salah satu program CSR PT Pertamina Internasional EP (PIEP) yang dijalankan dalam upaya strategis menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan melalui pendekatan diplomasi budaya. PIEP sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di tingkat internasional, mengintegrasikan nilai-nilai CSR dalam operasionalnya.

DAMPAK bisnis yang dihadapi PIEP dalam aktivitas eksplorasi di sekitar wilayah operasi menuntut perusahaan untuk secara proaktif memitigasi krisis dan membangun hubungan baik dengan para pemangku kepentingan. Indonesia sebagai pasar terbesar dan pemangku kepentingan utama perusahaan menempatkan PIEP dalam posisi strategis untuk mengkomunikasikan dan merealisasikan program CSR yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat lokal, menjadi pendekatan berkelanjutan PIEP dalam menciptakan dampak sosial yang nyata melalui program seperti Sekolah Tari Gratis. Hal ini tidak hanya memperkuat kedekatan PIEP dengan masyarakat sekitar, tetapi juga membangun reputasi perusahaan sebagai mitra bisnis yang bertanggung jawab. Sebagai bagian dari komitmen PIEP terhadap pembangunan berkelanjutan dan etika perusahaan yang baik, program Sekolah Tari Gratis ini dirancang untuk memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kredibilitas perusahaan. Berlandaskan pada prinsip ISO 26000 tentang Tanggung Jawab Sosial, PIEP berfokus pada pelestarian budaya dan pendidikan inklusif. Program ini juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 5 (Kesetaraan Gender), dan SDG 11 (Kota dan Pemukiman Berkelanjutan). Dengan melibatkan anak-anak difabel, program ini tidak hanya bertujuan melestarikan warisan budaya Indonesia, tetapi juga mendorong kesetaraan dalam akses pendidikan seni, serta memperkuat karakter positif pada generasi muda.

Bogor dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program ini karena kedekatannya dengan kantor pusat PIEP dan relevansinya dengan kebutuhan masyarakat rentan di wilayah tersebut, termasuk banyaknya anak difabel yang membutuhkan akses pendidikan dan pelatihan inklusif. Melalui kerjasama dengan Yayasan Belantara Budaya Indonesia, yang sebelumnya telah bermitra dalam program serupa di Cirebon, PIEP berupaya menciptakan dampak yang lebih besar bagi komunitas lokal. Terbatasnya jumlah SLB (Sekolah Luar Biasa) serta tantangan dari segi pendanaan, kurikulum, dan persepsi masyarakat terhadap anakdifabel, menjadi latar belakang penting dalam mendukungkeberlanjutan program ini. Dengan adanya Sekolah Tari GratisSahabat Istimewa, PIEP berusaha meningkatkan kesadaran publik dan menciptakan peluang bagi anak difabel untukmenunjukkan potensi mereka dalam bidang seni budaya, serta mengubah persepsi masyarakat terhadap kelompok difabel secara positif.

Komitmen dan Strategi Pelaksanaan Program

PT Pertamina Internasional EP berkomitmen penuh dalampelaksanaan program CSR Sekolah Tari Gratis Sahabat Istimewa melalui pemberdayaan sumber daya internal dan eksternal. Mengingat kebutuhan keterampilan khusus, perusahaan menggandeng Yayasan Belantara Budaya sebagai mitra pelaksana yang memiliki pengalaman dalam pelestarian budaya dan pendidikan inklusif. Selain itu, perusahaan juga melibatkan sumber daya internal melalui subprogram “Kakak Asuh” yang dirancang sebagai bentuk volunteerism karyawan PIEP, sehingga karyawan dapat berkontribusi langsung dalam pengembangan dan pendampingan peserta program. Pendekatan ini memungkinkan sinergi antara mitra eksternal dan internal untuk menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi para peserta yang sebagian besar merupakan anak-anak difabel.

Dalam upaya memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas program, PIEP fokus pada pengembangan jejaring dan promosi melalui keterlibatan masyarakat serta pemangku kepentingan. Program ini tidak hanya dirancang untuk peserta, tetapi juga untuk menjangkau seluruh elemen masyarakat yang dapat berkontribusi pada pelestarian budaya bagi anak-anak difabel. Ajang tahunan Difabel in Action diadakan sebagai sarana untuk memperkenalkan budaya inklusif dan sebagai wadah bagi masyarakat luas untuk terlibat langsung dalam mendukung program ini. Acara ini berfungsi sebagai platform bagi para peserta untuk menampilkan keterampilan yang telah mereka pelajari sekaligus menjadi bentuk promosi budaya inklusif di tingkat nasional.
Selain itu, PIEP menekankan pentingnya membangun konsensus dan fasilitasi penerima manfaat agar tercipta komunikasi yang efektif dan transparan. Perusahaan berperan sebagai mediator dan fasilitator, memastikan kebutuhan dan aspirasi para penerima manfaat dapat diakomodasi. Melalui sistem komunikasi dua arah, penerima manfaat, termasuk keluarga dan mitra pelaksana, diajak untuk menyampaikan masukan dan evaluasi demi penyempurnaan program. Pendekatan ini memungkinkan adanya pengembangan program yang terus beradaptasi sesuai kebutuhan penerima manfaat, sehingga dapat memberikan dampak yang signifikan bagi semua pihak. Model pendidikan seni tari dan budaya yang diimplementasikan dalam program ini disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak difabel melalui kurikulum adaptif yang mencakup komponen wiraga, wirama, dan wirasa. Pada tahap awal, anak-anak diajarkan gerakan sederhana seperti berdiri dan melompat dengan metode meniru gerakan (mirroring) secara berhadapan untuk melatih kemampuan motorik mereka. Dukungan irama musik juga diberikan untuk membantu anak mengikuti tempo dan mengekspresikan diri secara maksimal. Program ini terus menerapkan fleksibilitas, memungkinkan penyesuaian dalam metode, alat, dan lingkungan pembelajaran, sehingga setiap peserta dapat belajar dan mengembangkan keterampilan seni tari sesuai kemampuan mereka.

Roadmap Sekolah Tari Gratis “Sahabat Istimewa”

Sekolah Tari Gratis “Sahabat Istimewa” dimulai pada 2023 dengan fokus pada pengenalan dan penyebaran program di wilayah Bogor dan Depok. Pada tahap awal ini, program menargetkan penyandang disabilitas dengan tujuan menyebarkan semangat menari di kalangan teman-teman difabel. Kurikulum adaptif diperkenalkan untuk mendukung kebutuhan mereka, sehingga pembelajaran seni tari menjadi lebih inklusif dan menyenangkan. Melalui sosialisasi yang intensif, komunitas setempat diajak untuk berpartisipasi, memperkuat dukungan dan rasa memiliki terhadap program ini. Selain itu, untuk memperluas jangkauan program, pagelaran tahunan bertajuk Difabel in Action dipromosikan sebagai acara yang akan memperlihatkan hasil dari upaya belajar mereka sekaligus menginspirasi masyarakat.

Pada 2024, program difokuskan untuk meningkatkan kepercayaan diri peserta dan memperluas jaringan pertunjukan. Sahabat Istimewa diberikan kesempatan untuk tampil di berbagai acara sebagai bentuk latihan dan pengasahan kemampuan seni mereka. Di tahun ini juga diperkenalkan subprogram “Kakak Asuh Perwira PIEP,” yang melibatkan karyawan PIEP sebagai mentor, dengan persetujuan dari para orang tua. Pagelaran Difabel in Action dilanjutkan sebagai ajang tahunan yang diharapkan menjadi titik penting untuk menunjukkan perkembangan sahabat istimewa, serta memperkenalkan program kepada lebih banyak kalangan.

Berbagai kegiatan sekolah tari gratis “Sahabat Istimewa”

Pada 2025, roadmap program melibatkan sahabat istimewa dalam pertunjukan dan kompetisi seni untuk meningkatkan keterampilan mereka secara profesional. Program Kakak Asuh dilaksanakan secara penuh, memberikan bimbingan lebih intensif kepada peserta untuk mendorong perkembangan pribadi dan keterampilan mereka. Pada tahap ini, akademisi dari Universitas Indonesia (UI) dan TSC terlibat dalam melakukan pengukuran psikologis bagi para penerima manfaat, guna menilai dampak langsung program. Pagelaran tahunan tetap dilanjutkan untuk menampilkan pencapaian peserta, sekaligus menjadi ajang evaluasi program.

Pada 2026, program bertujuan untuk menjadikan sahabatistimewa sebagai duta budaya di lingkungan mereka, termasuk di SLB setempat. Program ini juga berupaya melahirkan satu karya tarian baru dengan aransemen khusus yang akan didaftarkansebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk memperkuat nilai unik program ini. Selain itu, Sekolah Tari Gratis Sahabat Istimewa akan dilembagakan sebagai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang resmi, dengan harapan menjadi pusat keunggulan seni tari bagi sahabat istimewa. Pada 2027, fokus pogram adalah sosialisasi karya tari baru ke masyarakat luas, serta memperkuat kemandirian sahabat istimewa sehingga berdampak secara ekonomi di lingkungan mereka. Dengan demikian, program ini tidak hanya menjadi wadah pengembangan keterampilan seni, tetapi juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi bagi Sahabat Istimewa.
Program ini rencananya akan didorong sebagai Center of Excellence and Unique Value Proposition pada 2027 yang mana juga menjadi indikator keberhasilan program sebagai inisiatif berkelanjutan. Selain itu, program juga difokuskan pada pengembangan inovasi dan replikasi program di wilayah kerja Pertaminan Internasional EP yang diharapkan dapat menjadi sarana diplomasi budaya dan memperluas manfaat program hingga ke masyarakat global.

Pencapaian Program

Program Sekolah Tari Gratis Sahabat Istimewa memberikan berbagai dampak positif baik langsung maupun tidak langsung. Program ini berhasil menciptakan dampak positif langsung pada pelestarian seni budaya tari Indonesia sekaligus pengembangan psikososial bagi anak-anak difabel. Program ini tidak hanya melatih kemampuan tari para peserta, tetapi juga mengasah aspek psikologis mereka, termasuk peningkatan rasa percaya diri, keberanian dalam berekspresi, dan kemampuan untuk berkolaborasi. Keterlibatan anak-anak dalam berbagai pertunjukan seni mulai dari skala lokal hingga nasional, dan bahkan internasional, membuka peluang ekonomi serta menumbuhkan kemandirian. Dengan ini, para peserta mendapatkan pengalaman yang memperkaya sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka secara menyeluruh.

Dampak tidak langsung dari program ini terasa pada perubahan persepsi positif di kalangan perusahaan, pemangku kepentingan, dan masyarakat umum terhadap anak-anak difabel. Masyarakat kini lebih terbuka dan mendukung integrasi sosial bagi sahabat istimewa, mengapresiasi kemampuan mereka dalam bidang seni, dan mengakui potensi mereka sebagai bagian dari pelestarian budaya Indonesia. Bagi PT Pertamina Internasional EP, program ini juga berhasil meningkatkan reputasi perusahaan, menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap tanggung jawab sosial, dan membangun citra sebagai good corporate citizen di tingkat nasional maupun internasional.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa CSR PIEP tidak hanya berdampak bagi penerima manfaat langsung, tetapi juga menciptakan dampak jangka panjang yang signifikan bagi reputasi perusahaan.

Dari sisi Outcome, pelaksanaan berbagai pertunjukan yang telah berlangsung sejak 2023 hingga 2024 memperlihatkan keberhasilan program ini dalam membekali anak-anak difabel dengan keterampilan dan kepercayaan diri yang lebih tinggi.

Berbagai agenda pertunjukkan yang pernah dilakukan oleh Sekolah Tari ini antara lain:

Pertunjukan yang dilakukan secara rutin ini bukan hanya menjadi ajang bagi peserta untuk menunjukkan hasil pembelajaran mereka, tetapi juga menjadi medium untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke panggung yang lebih luas. Program ini bertransformasi menjadi wadah edukatif sekaligus medium diplomasi budaya, dengan partisipasi aktif anak-anak difabel yang turut membawa nama baik Indonesia ke masyarakat internasional.

Berbagai liputan media terkait sekolah tari gratis “Sahabat Istimewa”

Keberlanjutan Program

Rencana keberlanjutan program Sekolah Tari Gratis “Sahabat Istimewa” mencakup berbagai strategi untuk memperluas kemitraan, memperkuat internalisasi nilai inklusivitas, dan menciptakan karya inovatif. Salah satu fokus utama adalah pengembangan kemitraan dengan jejaring pemangku kepentingan untuk mempromosikan sahabat istimewa di berbagai acara berskala nasional dan internasional, yang semakin memperkuat eksistensi dan penerimaan mereka di dunia seni pertunjukan. Peningkatan ini sejalan dengan agenda tahunan Difabelin Action yang tidak hanya mempertemukan berbagai pihak terkait, tetapi juga memperkuat posisi PIEP sebagai pelopor dalam inisiatif inklusi sosial melalui seni.

Program “Kakak Asuh” Perwira PIEP diharapkan semakin berkembang setiap tahunnya, memberikan kesempatan bagi karyawan perusahaan untuk lebih mendalami nilai-nilai inklusi serta mendukung “sahabat istimewa”. Subprogram ini merupakan wadah penguatan internalisasi nilai bagi pekerja, memperdalam rasa keterlibatan mereka,dan secara tidak langsung membantu eksternalisasi dampak positif program kepada pemangku kepentingan dan masyarakat luas. Ke depannya, dengan keterlibatan aktif pekerja PIEP, program ini akan semakin kokoh dalam membangun keberlanjutan jangka panjang. Dalam rangka menjaga keberlanjutan program, direncanakan penciptaan karya tari baru yang dipadukan dengan aransemen musik khusus sebagai ciri khas sahabat istimewa, yang kemudian akan didaftarkan ke HAKI sebagai unique value proposition. Hal ini menjadi langkah strategis sebagai target exit program, sekaligus sebagai upaya memastikan kontribusi sahabat istimewa dalam memperkaya khasanah budaya Indonesia. Karya ini diharapkan menjadi ikon program sekaligus aset budaya berharga yang membanggakan. Selain itu, penetapan kurikulum adaptif untuk sekolah tari bagi anak-anak difabel akan dilembagakan sebagai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan format inklusif, yang menjadikannya center of excellence bagi pembelajaran inklusif.

Rencana pengembangan program ini juga meliputi pengenalan kegiatan seni tari sebagai ekstrakurikuler di Sekolah Indonesia – Venezuela di wilayah operasional internasional PIEP melalui Maurel & Prom-France, dimulai dengan pengenalan angklung pada 2024. Langkah ini menandai upaya diplomasi budaya dan penguatan dampak program di kancah internasional, memperkenalkan inklusi seni budaya Indonesia bagi generasi muda di luar negeri.

Keberhasilan yang diraih program Sekolah Tari Gratis mencerminkan keberhasilan strategi CSR PIEP yang berfokus pada dampak berkelanjutan bagi para peserta dan komunitas sekitarnya. Para sahabat istimewa kini mampu menunjukkan kemampuannya di atas panggung, mengubah persepsi publik tentang anak difabel, serta membangun koneksi sosial yang positif. Upaya ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima manfaat langsung tetapi juga mendorong PIEP untuk melanjutkan program-program berkelanjutan yang berorientasipada pelestarian budaya dan pemberdayaan komunitas difabel secara lebih luas.

SHARE